Puisi 3

POHON KELAPA


Pohon Kelapa

Kau bermanfaat untuk kami

Karena ketulusanmu yang begitu suci

Hingga dapat memberi arti pada sang jati diri
Tiada yang terbuang tiada yang sia-sia
Tegak, meski badai datang mendera 
Tetap dalam tulus
Memberi guna di setiap jengkal ruas

Pohon Kelapa

Dulu, kau hanya sebuah tunas

Meranum dalam rapuh, 

sendiri dalam sepi
Namun kini kau menjadi tiang penjaga langit
Yang memberi teduh ketika terik membakar
Lantas? Apalagi keraguan?
Pada batang menjulangmu itu
Mahluk hidup kerap bersandar padamu

Pohon Kelapa 

Meski akar terkubur dalam lapisan bumi

Bahkan, terpeluk lumpur sunyi 

Tapi karna manfaatmu yang tak terbatas
Akarpun teracik menjadi penawar sakit
Apalagi batang?
Batang yang menjadi tiang harap
Dari putik Bunga yang kecilpun, 
tanpa lelah berdiri menjaga mimpi 
Hingga menjadi buah yang dapat berguna di sehari-hari hidupmu

Pohon Kelapa 

Tak mudah menggapai  ranum buahmu meskipun dahaga meronta

Sebuah gambaran hidup begitu nyata

Tak mudah meraih asa, tanpa keringat bahkan air mata
Jika buah terpetik, tak lantas segarnya direguk
Tak cukup tangan rapuh membelah mengupas serabut sabut
Butuh waktu meraih asa
Reguklah jiwa saat mampu melewatinya
Sempurna, wujud penuh makna dan gambaran

Pohon Kelapa      

Kau nyiur yang tak pernah mengeluh

Walau badai menerpa bergemuruh

Bahkan ketika waktu mengikis tegarmu
Kau rela  jatuhkan buahmu kepeluk bumi
Demi sebuah benih baru
Tuk teruskan mimpi yang melegenda tentangmu.



Komentar